Archive for the ‘Pasutri’ Category

Aku Berdandan Untuk Istriku Seperti Aku Suka Istriku Berdandan Untukku

Oleh: Ust. Abu Ammar al-Ghoyami

Aku Berdandan Untuk Istriku Seperti Aku Suka Istriku Berdandan Untukku[1]

Sesungguhnya Alloh azza wajalla Maha Adil, dan Dia memerintahkan kepada keadilan dalam seluruh urusan. Di antara keadilan yang harus ditunaikan dalam rangka menggapai taqwa adalah adil dalam hak dan kewajiban antara pasutri.

Yang harus diketahui terlebih dahulu bahwa tidak ada hak suami yang harus ditunaikan istri melainkan telah diseimbangkan dengan kewajiban istri itu sendiri. Baca lebih lanjut

Untukmu Aku Berdandan

Oleh: Ustadz Abu Ammar al-Ghoyami

Seorang istri yang merasa senang dan bangga melihat penampilan suaminya dengan busana serasi lagi sesuai dengan seleranya tentu akan bertambah senang pada suami. Ia juga makin rajin memilihkan dan memadukan busana yang seharusnya dikenakan oleh suaminya dengan harapan suaminya akan selalu tampil gagah, rapi, dan menarik dipandang mata, tidak saja dipandanginya sendiri tetapi ia akan juga bangga suaminya dinilai lebih oleh saudara serta kawan sejawatnya dalam berbusana. Baca lebih lanjut

Jadilah Pasutri Yang Berperasaan

Ustadz Abu Ammar al-Ghoyami

Banyak orang yang berakhlaq mulia menasihatkan: “Jadilah seorang yang berperasaan.” Tentunya nasihat ini umum untuk siap saja. Yang pasti, nasihat tersebut tidaklah diserukan melainkan karena ia akan benar-benar membuahkan kemuliaan. Hal ini mengisyaratkan bahwa berperasaan yang merupakan akhlaq mulia itu seharusnya juga dimiliki oleh setiap pasutri guna menggapai kemuliaan serupa.

Sementara yang sering kita jumpai, banyak keluarga yang meninggalkan perasaannya, Baca lebih lanjut

Istriku Tak Kunjung Hamil

Oleh: Ust. Abu Ammar al-Ghoyami

Problem kehidupan suami istri begitu beragam. Banyak sekali penyebab serta pemicunya. Adakalanya sebab tidak adanya rasa cinta, tidak harmonisnya langkah mereka berdua, akhlak yang buruk, ekonomi keluarga, orang tua dan mertua, anak-anak dan lain sebagainya. Sebab yang terakhir ini pun beragam. Ada suami istri yang mendapati problem rumah tangga berupa anak-anak durhaka yang sulit diatur, ada juga yang menderita sebab anak yang sangat mereka cinta meninggal dunia Baca lebih lanjut

Surat Terbuka Untuk Istriku yang Kucinta

Oleh: Ust. Abu Ammar al-Ghoyami

Buat istriku yang kucinta, semoga engkau berbahagia..

Aku tidak tahu dari mana harus memulai menuliskan beberapa rumpun kalimat buatmu, wahai istriku. Aku juga tidak tahu apakah kepolosanku dan ketulusanku ini akan mendapat sambutanmu. Tapi aku tiada pedulikan itu. Yang pasti, aku hanya ingin engkau tahu bahwa aku adalah suamimu.

Aku tahu bahwa sebagai suami ternyata aku sangat membutuhkanmu, aku katakan ini sejujurnya. Baca lebih lanjut

Gayung pun Bersambut

(Surat Terbuka Dari Istri yang Dicinta)

Oleh: Ust. Abu Ammar al-Ghoyami

Kuuntai kalimatku dengan goresan pena ini, untukmu, Suamiku yang kucinta, semoga engkau lebih berbahagia.

Membaca suratmu, wahai Suamiku, menjadikan aku ingat masa lalu. Aku merasakan makna kalimat-kalimatmu sebagaimana telah aku rasakan tatkala engkau sampaikan kalimat-kalimat itu saat kita baru memulai hidup bersama dahulu. Kini, setelah semua berlalu, Baca lebih lanjut

Harmoni Langkah Pasutri

Menjadi pasutri muslim yang kompak tentu sangat kita idam-idamkan. Kompak dalam berbuat kebaikan, dan juga kompak dalam meninggalkan semua keburukan. Kebaikan-kebaikan akan sulit dilakukan apabila tidak ada kerjasama dan kekompakan antara pasutri. Berikut ini kiat menjadi pasutri kompak, alias menjadi pasutri yang melangkah bersama penuh harmoni.

Di dalam sebuah ayat al-Qur’an Alloh subhanahu wata’ala berfirman: Baca lebih lanjut

Bila Cinta Berbenalu Kebencian

Bila Cinta Berbenalu Kebencian

(Ada Cinta Ada Kebencian bagian ke-2)

Setiap pasutri tentunya mendamba kebahagiaan dari keberkahan pernikahannya. Bisa dikatakan pasutri itu laksana orang dahaga, haus sakinah dan ingin segera mereguknya. Pasutri yang seia-sekata akan bersama-sama dan bantu-membantu serta bahu-membahu untuk segera merasakan barokah pernikahannya. Suami membimbing dan mengayomi, sedangkan isteri mendukung, membantu, dan memudahkan jalan mereka berdua menuju ke muara lautan barokah. Manis dan pahitnya kehidupan, onak dan duri yang melintang, maupun mengarungi samudera yang berombak dan bergelombang, semuanya mereka jalani dan lalui bersama. Baca lebih lanjut

Ada Cinta Ada Kebencian Bagaimana pasutri menyikapinya?

Ada Cinta Ada Kebencian

Bagaimana pasutri menyikapinya?

(Bagian Pertama…)

Akhlaq yang baik pada pasutri adalah salah satu di antara sekian tuntutan yang harus terpenuhi demi mewujudkan keluarga bahagia. Manakala sifat akhlaq terpuji ini dilanggar, rumah tangga pun goncang, jernihnya cinta pun akan menjadi keruh diliputi kabut duka.

Bila suami buruk akhlaqnya, misalnya, bisa mengubah status dirinya di hadapan isteri bahkan ia menjadikan isterinya tidak sanggup memberikan penilaian baginya selain dengan kedukaan dan kerugian semata. Demikian Baca lebih lanjut

Kewajibanku Kebahagiaanku

Banyaknya warna-warni kehidupan berumah tangga merupakan sumber percekcokan dan sekaligus hiasan taman pasutri. Banyak pasutri yang melalui kehidupannya dengan kesenjangan, sehingga muncul banyak percekcokan. Dan tidak sedikit percekcokan yang terjadi berakhir pada goncangnya bangunan rumah tangga sampai roboh dan tidak menyisakan sedikitpun sisi-sisinya. Namun juga tidak sedikit pasutri yang justru mendapat anugerah sangat besar dari percekcokan yang terjadi antara keduanya. Simpul cinta kasih yang semakin kuat, keakraban yang mendalam, penghargaan dan penghormatan antara pasutri yang tinggi, dan banyak lagi anugerah lainnya yang menghiasi taman pasutri. Baca lebih lanjut