Archive for the ‘Aqidah Tauhid’ Category

Agungnya Fadhilah Tauhidulloh* Bagaimana Kita Meraihnya

Oleh: Ust. Abu Ammar al-Ghoyami

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالإنْسَ إِلا لِيَعْبُدُونِ (٥٦)

Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku. (QS. adz-Dzariyat [51]: 56)

Begitulah firman Alloh azza wajalla yang sering kita baca dan kita dengar. Dalam firman-Nya tersebut Alloh azza wajalla menyebutkan hikmah yang sangat agung dari diciptakannya kita semua sebagai manusia, yaitu agar kita beribadah kepada-Nya semata. Baca lebih lanjut

Iklan

Waspadai Syirik dalam Rumah Tangga

Oleh: Al Ustadz Abu Ammar Abdul Adhim al-Ghoyami

Rosululloh shallallahu ‘alaihi wasallam telah menyifati kesyirikan sebagai sesuatu yang sangat lembut dan sulit disadari adanya, sehingga ia sering kali terjadi di luar kesadaran pelakunya. Sampai-sampai beberapa ragam kesyirikan pun bisa terjadi dalam kehidupan rumah tangga dan tidak di sadari oleh keluarga tersebut. Malahan, banyak di antara kesyirikan yang sudah sangat kental dengan pola kehidupan sebagian keluarga. Berbagai kesempatan dan keadaan yang ada selalu saja mengundang terjadinya kesyirikan. Baca lebih lanjut

Muharram Bulan Mulia Jangan Dinodai

Oleh: Al Ustadz Abu Ammar Abdul Adhim al-Ghoyami

Saat ini, kita tengah berada di bulan Dzul Hijjah dan beberapa saat lagi kita akan memasuki bulan Muharrom. Ialah satu di antara empat bulan lainnya yang dimuliakan Alloh azza wajalla. Alloh azza wajalla menjadikan masa dalam setahun dua belas bulan lamanya. Dia jadikan di antara dua belas bulan itu beberapa bulan yang lebih diutamakan dengan kemuliaan tertentu daripada bulan-bulan lainnya. Alloh azza wajalla menyebutkan di dalam al-Qur’an: Baca lebih lanjut

Keutamaan dan Makna Ibadah

Oleh: Abu Ammar al-Ghoyami

Sebagai seorang muslim dan muslimah tentunya kita sudah memahami bila ibadah itu sebuah perintah. Hanya saja, terkadang sebagian kita telah keliru memahami siapa sesungguhnya yang memerintah dirinya untuk beribadah. Ada yang merasa ia diperintah untuk beribadah kepada Alloh oleh orang lain — bisa seorang guru, ustadz, kiai, saudara, teman, atau bahkan orang tua atau suami — sehingga seseorang masih saja enggan beribadah lantaran kekeliruannya Baca lebih lanjut

Memahami Ibadah, Rukun-rukun dan Syarat-syaratnya

Oleh: Abu Ammar al-Ghoyami

Telah kita pahami bersama bahwa ibadah itu mencakup semua amalan hati, amalan jawarih (anggota badan) maupun ucapan-ucapan lisan yang dicintai dan diridhoi Alloh subhanahu wata’ala, sebab ibadah itu merupakan puncak kecintaan bagi Alloh subhanahu wata’ala, bahkan oleh sebab hikmah ibadah ini pula Alloh azza wajalla menciptakan jin dan manusia. Baca lebih lanjut

Tak Cukup Hanya Bertauhid Rububiyah Sehingga Bertauhid Uluhiyyah

Oleh: Ustadz Abu Ammar al-Ghoyami

Dengan senantiasa memuji Alloh subhanahu wata’ala atas seluruh belas dan kasih-Nya yang tiada henti tercurah kepada hamba-Nya. Dengan senantiasa memanjatkan do’a agar sholawat serta salam terus tercurah kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, semoga Alloh subhanahu wata’ala memudahkan kita memahami ilmu agama yang hanif ini dengan sebaik-baiknya.

Di banyak tempat dan banyak kesempatan kita sering mendengar orang mengatakan “kalau memang dikehendaki Baca lebih lanjut

Tiga Inti Ajaran Islam

Oleh: Ustadz Abu Ammar al-Ghoyami

Diiringi panjatan do’a dan sanjungan serta pujian hanya bagi Alloh semata atas segala kenikmatan serta ma’unah (pertolongan) yang tercurah kepada siapa saja yang Dia kehendaki dari para hamba-Nya. Kemudian diiringi panjatan sholawat bagi baginda Rosululloh Muhammad bin Abdulloh, bagi keluarga, para sahabat, serta seluruh pengikut beliau yang tulus setia meniti jalan hidup beliau dan menaati ajaran beliau sampai hari kiamat.

Pada majelis kita kali ini kami mengajak sidang pembaca untuk membahas “tiga inti ajaran Islam” yang merupakan salah satu karakteristik Islam yang paling pokok. Baca lebih lanjut

Aku Ridho Islam Agamaku

Ikrar keridhoan seorang muslim kepada Alloh subhanahu wata’ala sebagai Robbnya, kemudian kepada Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam sebagai nabinya, dan Islam sebagai agamanya merupakan aqidah yang mendasar yang harus mewarnai dan memenuhi setiap relung kalbu seorang muslim. Di samping itu ia harus terealisasikan dalam kehidupannya berupa amalan maupun ucapan yang harus juga diridhoi. Sehingga seharusnyalah setiap muslim itu di samping mengenal Alloh subhanahu wata’ala Robbnya, dan mengenal Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam sebagai rosulnya, ia hendaknya mengenal Islam sebagai agamanya. Baca lebih lanjut

Kenalilah Sahabat Rosululloh

Kenalilah Sahabat Rosululloh shallallahu ‘alaihi wasallam[1]

Di antara yang selalu ditalqinkan kepada kita oleh ulama-ulama Ahlus Sunnah di halaqoh kajian atau dalam banyak pertemuan adalah mencintai sahabat-sahabat Rosululloh shallallahu ‘alaihi wasallam dengan sepenuh hati kita. Sahabat radhiyallahu anhum adalah orang-orang yang melihat Rosululloh shallallahu ‘alaihi wasallam, beriman kepada beliau, dan wafat di atas iman. Dan mereka berasal dari kalangan Muhajirin dan Anshor. Muhajirin yang jujur dan Anshor yang berbahagia. Alloh menyebut dan memuji mereka dalam dua ayat berurutan dalam surat al-Hasyr:

Bagi orang fakir yang berhijrah yang diusir dari kampung halaman dan dari harta benda mereka (karena) mencari karunia dari Alloh dan keridhoan-Nya dan mereka menolong Alloh dan Rosul-Nya. Baca lebih lanjut

Kenalilah Nabimu!

Kenalilah Nabimu![1]

“Aku ridho dengan Alloh sebagai Robbku, Islam sebagai agamaku dan Muhammad sebagai nabi dan rosulku.” Begitulah seorang muslim setiap pagi dan sore harinya berikrar.

Meridhoi Nabi Muhammad sebagai utusan Alloh dan Nabi-Nya dengan menjalankan segala konsekuensinya merupakan salah satu dari tiga landasan utama dalam Islam. Ridho erat hubungannya dengan pengenalan. Orang yang tidak mengenal sesuatu ia tidak akan mungkin ridho terhadapnya. Jika begitu, sudah kenalkah kita dengan Rosululloh shallallahu ‘alaihi wasallam?! Sejauh mana pengenalan kita terhadapnya?! Sehingga dengan begitu dapat pula kita mengukur kecintaan dan keridhoan kita kepadanya. Baca lebih lanjut