SOAL JAWAB; “nikah sirri”(nikah tanpa KUA)? Bagaimana Solusinya?

SOAL :

Bismillah, Assalamu’alaykum..

ustadz Abu Ammar al-Ghoyami, ana ada pertanyaan dalam bab nikah:

Fenomena di masyarakat ketika seorang hendak menikah kemudian karena
mendapat suatu halangan yang mendesak sehingga dia harus mengadakan pernikahan yang mana oleh pemerintahan disebut dengan “nikah sirri”(nikah tanpa KUA)untuk sementara waktu karena kerepotan untuk mengurus persyaratan pernikahan bila langsung lewat KUA. Akan tetapi, pernikahan itu dilaksanakn secara sah menurut syar’i.

Kemudian setelah beberapa bulan karena urusan sudah selesai maka dia
hendak mencatatkan pernikahannya di KUA. Akan tetapi disana dia disyaratkan untuk mengulangi nikah lagi(dengan ijab qobul, mahar) yang baru karena mereka berpendapat pernikahan sebelumnya “tidak sah”.
Walhasil kalau memenuhi syarat dari KUA, seolah-olah kita “menikah
dua kali”.

jadi,
1. bagaimanakah sebenarnya status pernikahan yang pertama (tanpa KUA), Sah atau tidak?
2. Kalau Sah, bagaimana dengan pernikahan yang kedua, apakah
dianggap?
3. Apakah pernikahan yang kedua mempengaruhi status keabsahan pernikahan tersebut sehingga pernikahan tidak sah karena dilakukan dua kali?

Mohon dijelaskan. Jazzakumullahu khoir atas jawabannya.

JAWAB :

Wa’alaikumus salam warohamtulloh.
Akhi fillah. Ini jawaban ana atas pertanyaan Antum, barokallohu fiikum. Ana katakan, bahwa status pernikahan pertama yang tanpa kehadiran KUA adalah sah menurut syariat, sebagaimana Antum sebutkan juga di dalam uraian pertanyaan Antum.
Namun, ana mengajak para pengunjung untuk diskusi sejenak.
Kalau seandainya, pernikahan pertama seperti yang tersebut dalam uraian pertanyaan itu langsung dihadiri oleh petugas dari KUA dan langsung dicatat saat itu, sahkah pernikahannya?
Ana katakan, tentu semua kita mengatakan bahwa pernikahannya sah juga.
Lalu, seandainya, pernikahannya ditunda sementara waktu, menunggu semua persyaratan pernikahan yang diminta oleh petugas dari KUA terpenuhi, setelah terpenuhi baru dilangsungkan pernikahan. Seandainya pernikahan saat ini, setelah semua persyaratan yang harus disiapkan terpenuhi, dilangsungkan namun tanpa kehadiran petugas dari KUA, alias nikah “sirri” –menurut yang disebutkan di uraian pertanyaan-, apakah pernikahannya sah?
Ana katakan, tentu semua kita juga mengatakan bahwa pernikahannya sah juga.
Terus seandainya, pernikahan tersebut di atas dilakukan di hadapan petugas dari KUA karena persyaratannya sekarang telah terpenuhi seluruhnya, meski sempat tertunda sementara waktu gara-gara menyiapkan persyaratan, apakah pernikahannya sah?
Ana katakan, dan tentu semua kita juga akan mengatakan bahwa pernikahannya sah juga.
Bila semua ini telah dipahami, lalu mengapa tidak dilakukan proses yang terakhir ana sebutkan itu, yaitu menunda pernikahan sementara waktu menunggu semua persyaratan yang diminta oleh petugas dari KUA terpenuhi, sehingga pernikahannya sah dan tanpa menimbulkan masalah di kemudian waktu? Termasuk tidak menimbulkan masalah yang kedua, dan ketiga seperti tersebut di dalam pertanyaan. Dan mungkin saja akan timbul lagi masalah keempat dan seterusnya. Inilah permasalahnnya. Sebagaimana disebutkan bahwa setelah beberapa bulan akhirnya semua persyaratan pun bisa dipenuhi, ini artinya memang persyaratan itu sesungguhnya bisa dipenuhi bukan tidak mungkin bisa dipenuhi. Tentunya apabila diusahakan untuk memenuhinya.
Inilah sedikit diskusi nasihat dari ana. Semoga Alloh ta’ala memudahkan semua urusan kita. Amin.

Artikel terkait:

Agar Nikah Sah dan Berkah

One response to this post.

  1. assalamu`alaikum afwa usd blhkah ane izin copas di blog .jzk khr .www.mukhlis-dakwah.blogspot.com

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s